Monday, 21 July 2014

Reinhold Messner in der Mongolei - Bei den Tuwa-Nomaden



Selisih Hampir Satu Juta Suara, Prabowo-Hatta Ungguli Jokowi-JK


Usai sudah pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara
pemilihan presiden tingkat nasional hari pertama. Setelah mengesahkan
provinsi ke-15, Sumatera Barat, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik menskors rapat sekira pukul 23.55 WIB.


"Ya, sidang kita skors dan akan dimulai besok pagi pukul 10.00 WIB,"
ucapnya di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu
(20/7/2014).

Pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta
Rajasa sampai saat ini masih konsisten memimpin dengan perolehan
sebanyak 13.176.384 suara, berselisih 926.869 suara dari pasangan nomor
urut dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang meraup sebanyak
12.249.515 suara.

KPU masih harus menyelesaikan sebanyak 15
provinsi ditambah pemilihan wilayah luar negeri. Rencananya, KPU akan
mengumumkan pemenang pilpres pada 22 Juli 2014.

Berikut perolehan suara sementara kedua pasangan capres:

1. Kalimantan Barat
Prabowo-Hatta: 1.032.354
Jokowi-JK: 1.573.046
Total: 2.605.400

2. Nusa Tenggara Barat
Prabowo-Hatta: 1.844.178
Jokowi-JK: 701.238
Total: 2.545.416

3. Aceh
Prabowo-Hatta: 1.089.290
Jokowi-JK: 913.309
Total: 2.002.599

4. Sumatera Selatan
Prabowo-Hatta: 2.132.163
Jokowi-JK: 2.027.049
Total: 4.159.212

5. Kalimantan selatan
Prabowo-Hatta: 941.809
Jokowi-JK: 939.748
Total: 1.881.557

6. Kepulauan Riau
Prabowo-Hatta: 332.908
Jokowi-JK: 491.819
Total: 824.727

7. Jambi
Prabowo-Hatta: 871.316
Jokowi-JK: 897.787
Total: 1.769.103

8. Bangka Belitung
Prabowo-Hatta: 200.706
Jokowi-JK: 412.359
Total: 613.065

9. DIY
Prabowo-Hatta: 977.342
Jokowi-JK: 1.234.249
Total: 2.211.591

10. Bengkulu 68.72
Prabowo-Hatta: 433.173
Jokowi-Jusuf Kalla: 523.669
Total: 956.842

11. Sulawesi Barat
Prabowo-Hatta: 165.494
Jokowi-Jusuf Kalla: 456.021
Total: 621.515

12. Kalimantan Tengah
Prabowo-Hatta: 468.277
Jokowi-Jusuf Kalla: 696.199
Total: 1.164.476

13. Gorontalo
Prabowo-Hatta: 378.735
Jokowi-Jusuf Kalla: 221.497
Total: 600.232

14. Sulawesi Tenggara
Prabowo-Hatta: 511.134
Jokowi-Jusuf Kalla: 622.217
Total: 1133351

15. Sumatera Barat
Prabowo-Hatta: 1.797.505
Jokowi-Jusuf Kalla: 539.308
Total: 2.336.813

http://pemilu.okezone.com/read/2014/07/21/568/1015509/selisih-hampir-satu-juta-suara-prabowo-hatta-ungguli-jokowi-jk
Selisih Hampir Satu Juta Suara, Prabowo-Hatta Ungguli Jokowi-JK
pemilu.okezone.com

Wednesday, 16 July 2014

Jamila Dance



Menguak Skandal Klaim Kemenangan Jokowi-JK Dan Kepastian Kemenangan Prabowo-Hatta

Prabowo akan menjadi
presiden Indoensia, sekalipun 8 lembaga survey menjagokan Jokowi sebagai
presiden 2014. Hal ini karena banyaknya kejanggalan yang di temukan dalam quick
qount yang di lakukan olehlembaga lembaga survey yang menjagokan Jokowi
tersebut,di antaranya:

1.     Lembaga survey yang menjagokan Jokowi sudah
terbukti sebagai lembaga simpatisan, dan konsultan politik. Maka menjadi sangat
wajar bila lembaga konsultan memenangkan pasangan yang di bimbingnya memenangkan
pilpres.

2.     Waktu pengumuman kemenangan Jokowi JK di tanggal
9 Juli 2014, yakni di kisaran pukul 14.30 WIB, padahal TPS di nyatakan baru di
tutup pada pukul 13.00 WIB, yang artinya mungkinkah TPS sudah bisa mempleno
hasil TPS untuk menjadi hasil pilpres di TPS tersebut, dan kemudian mengirimkan
hasilnya ke center lembaga survey yang bersangkutan. Di Samarinda saja rata
rata hasil pilpres baru dipleno TPS di kisaran pukul 15.00-16.00
WITA/14.00-15.00 Wib, bagaimana bila TPS yang berada di daerah daerah
pedalaman. Hasil Quick Count bisa di umumkan pukul 14.30 WIB bila sampel di
ambil di perkotaan saja.

3.     Sudah terbuka adanya kejanggalan Quick Count
milik SMRC yakni adanya perubahan drastis pada data dari semula Prabowo unggul
52 %:48 %, lalu menjadi terbalik di 48 % : 52 %. Adanya data yang bertumpuk
tiba tiba hanya menjadi inputan untuk Jokowi JK sangat patut di curigai
validitasnya. Patut juga untuk di lakukan penelitiaan yang sama untuk semua
lembaga survey, jangan jangan semua sama kejadiannya.

4.     Apalagi jika benar bahwa Pengumuman di lakukan
pada saat data masih 75 %, sangat mungkin karena berdasarkan waktu pengumuman
kemenangan Jokowi JK di pukul 14.30, hampir bisa di pastikan sebagian besar TPS
di Indonesia belum menyelesaikan perhitungannya. Dalam kasus pilkada Bali, pada
saat data di stop di 90 % dan 100 % saja terdapat perbedaan siapa pemenang
pilgub, apalagi pada saat data baru 75 %.

5.     Hasil KPU adalah hasil dari 478.685 TPS di
seluruh Indonesia yang prosesnya melalui pengawasan bersama oleh panitia di
TPS, saksi saksi dari dua capres dan partai, bawaslu, Panitia tingkat
kelurahan, panitia tingkat kecamatan, panitia tingkat kabupaten, panitia
tingkat propinsi dan KPU pusat. Maka apakah hasil Real Count KPU sebanding dan
bisa di sepadankan dengan data oleh lembaga survey yang hanya di lakukan oleh
beberapa orang di satu TPS sampel, lalu setelah datanya di peroleh

dikirim by
SMS atau email, tanpa ada validasi oleh siapa pun tentang kebenaran data, dan
lalu pengolahannya melalui mesin hitung tanda ada pengawasan mengenai ke
akuratan software dan aplikasi yang di gunankan. Kesimpulannya Data KPU benar
dan resmi, data Quick Count harus di teliti lagi. Maka Lembaga survey
penyelenggara harus bisa menunjukkan hal hal berikut pada saat hal seperti
sekarang terjadi, karena tidak mungkin mengcross cek ulang 478.685 TPS. Jauh
lebih mudah meneliti data 2000 atau 4000 TPS sampel milik lembaga survey. Hal
hal yang harus bisa di jelaskan adalah:

a.      Jumlah sampel
b.     Tempat TPS sampel, lalu bandingkan hasilnya
dengan data C1 yang sekarang sudah ada. Hasil penelitian terhadap poin ini
sudah akan menunjukkan mana data yang benar dan mana data yang di manipulasi.
Termasuk apakah pengambilan sampel sesuai dengan kaidah statistic yang berlaku.
Misal berapa persen di Sumatera, Jawa, di perkotaan, di pedesaan, dll.
c.     Petugas pengambilan sampel di TPS, siapa, dimana
berdomisili dan bagaimana kemampuannya dalam melakukan pekerjaannya.
d.     Membuka ulang aplikasi yang di gunakan oleh
lembaga survey, melihat keanehan hasil Quick Count yang tadinya menyebutkan
keseragaman nilai yakni semua tiba tiba berhenti di angka 47 sekian persen
untuk Prabowo dan 52 sekian persen untuk Jokowi.

Bila
semua lembaga survey bisa menjawab, minimal akan mengurangi range yang terjadi
antara lembaga survey dan data KPU, namun sekali lagi data KPU adalah data
resmi maka seperti kalau kita bertanya siapa yang harus kita datangi jika ingin
melaporkan pencurian pasti orang akan menjawab Polisi, atau siapa yang harus
kita datangi jika ingin meminta keadilan pasti orang akan menjawab kepada
Hakim, atau siapa yang harus kita datangi jika ingin membuat KTP, pasti orang
akan menjawab datanglah ke kelurahan, siapa yang harus kita datangi bila ingin
menikah pasti orang akan menjawab KUA. Begitulah halnya dengan Pileg atau
pilpres pasti orang akan melihat kepada KPU karena memang inilah lembaga resmi
negara penyelenggara pileg/pilpres.



Berdasarkan
semua pertimbangan di atas dan menurut berbagai perkembangan yang terjadi dan
terungkapnya berbagai hal serta berdasarkan data real count milik PKS di mana
di sebutkan bahwa data telah 90 %, maka hampir bisa di pastikan Prabowo
Subianto dan Hatta Rajasa akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden terpilih
republik Indonesia 2014-2019.

Sunday, 13 July 2014

Bodies of 3 Kidnapped Israeli Teens Found in West Bank - Boys Found Dead...



The family of slain Palestinian teenager received condolences from an unlikely source Tuesday: Israelis who had asked to come and mourn with them.

The scene was predictably awkward, even painfully so. But as NPR's Ari Shapiro reported for today's Morning Edition, the visit also brought a moment of grace for many of those involved.

The
Abu Khdeir family lives in East Jerusalem, miles from the violence
around Gaza, where militants have been firing rockets and Israel has
launched airstrikes this week. With those tensions as a backdrop, a
group of Israelis visited the family Tuesday, despite some relatives'
concerns that such a visit might be used as a public relations stunt.

Here's how Ari describes the scene:

"A
huge group of Israelis has just pulled up in a tour bus, and people are
arriving, some wearing yarmulkes, some wearing headscarves. They are
young, and old, wearing sunglasses and flip-flops or somber button-up
shirts and slacks.

"The murdered teenager's uncle stiffly
stands to greet his visitors. He tells me his culture of hospitality
compels him to greet these guests warmly.

" 'I am an Arab,' he says. 'As long as they are in my house, I cannot turn them back. They are welcome in my house.'

"A
cousin, Nihaya Abu Khdeir, stands to the side. She says she has mixed
feelings. 'We have our culture and our respect. We can't just tell them
to go, even if we want them to.'

"So, the Israelis sit awkwardly in the plastic chairs."

They
have come to apologize for the behavior of extremists, they say. But
not all the relatives want the visitors there; one woman screams not to
let others in.

Explaining why she came, teacher Nena Leibel
tells Ari, "I personally think that any time one person does something
good for another person, this world gets a little better."

Leibel
brought dates and coffee as a gift for the family. But as Ari says,
"one of Abu Khdeir's aunts told her, 'I don't want anything from you.'
So she hangs on to them."

Ari asks another visitor, Ruth Danziger, if it's hard to make such gestures when attacks are underway.

"Maybe," she says. But, she adds, "I think the peace will come from the people, not from our leaders."

Eventually, the Israeli women gather near Mohammed's mother in an extraordinary scene, as Ari describes it:

"In
the center of the grape arbor, Mohammed Abu Khdeir's mother Suha sits,
weeping over the loss of her son. Many of the Israeli women around her
are crying, too.

"She speaks Arabic to my interpreter, who translates.

" 'I want them here,' she says through tears. 'I want these women to support me.' "

As
he left, Ari says, Leibel stopped him to say that the gifts she had
brought — dates and coffee — were finally accepted. In return, she got a
hug, she says.

Thursday, 10 July 2014

Prabowo-Hatta Pastikan Pemenang Pilpres 2014 - INILAH.com

Prabowo-Hatta Pastikan Pemenang Pilpres 2014 - INILAH.com

Pengumuman Kemenangan Kubu Jokowi Tidak Etis -
INILAH.com#PrabowoHatta , #satuINDONESIA , #INDONESIABANGKIT ,
#dukungboikotMETROtv­ , #syuradikaraende95fr­aternity , Website Resmi
Kampanye #DukungPrabowoHatta untuk #SelamatkanIndonesia­ :

JAKARTA
- Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Moh Mahfud MD
menegaskan kemenangan pasangan calon presiden (capres) yang diusungnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini bahkan menyebut Prabowo
tinggal menunggu waktu pelantikan sebagai presiden.

"Kita sudah
punya presiden baru. Namanya Prabowo Subianto. Kita tinggal menunggu
pelantikan saja," ujar Mahfud kepada wartawan di Kertanegara, Jakarta
Selatan, Rabu (9/7).

Mahfud juga memastikan bahwa data hasil
hitung cepat yang dikantongi kubunya valid. Kubunya juga siap beradu
data dengan hasil penghitungan suara yang dilakukan KPU RI.

"Kita siapkan semua. Kita pastikan tanggal 22 Juli KPU memutuskan Prabowo-Hatta sebagai pemenang," tegasnya.

Lebih
lanjut mantan menteri pertahanan itu meminta para pendukung dan
simpatisan Prabowo-Hatta untuk tetap mengawal proses penghitungan suara.
Ia juga berpesan agar para pendukung tetap tenang dan tidak
terprovokasi.

"Saya minta semua menahan diri. Mari fokus awasi semua distribusi surat suara," tandasnya. (dil/jpnn)
-
See more at:
http://www.jpnn.com/read/2014/07/09/245220/Mahfud-Pastikan-Prabowo-Tinggal-Dilantik-Jadi-Presiden#sthash.edlJCW75.dpuf

JAKARTA
- Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Moh Mahfud MD
menegaskan kemenangan pasangan calon presiden (capres) yang diusungnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini bahkan menyebut Prabowo
tinggal menunggu waktu pelantikan sebagai presiden.

"Kita sudah
punya presiden baru. Namanya Prabowo Subianto. Kita tinggal menunggu
pelantikan saja," ujar Mahfud kepada wartawan di Kertanegara, Jakarta
Selatan, Rabu (9/7).

Mahfud juga memastikan bahwa data hasil
hitung cepat yang dikantongi kubunya valid. Kubunya juga siap beradu
data dengan hasil penghitungan suara yang dilakukan KPU RI.

"Kita siapkan semua. Kita pastikan tanggal 22 Juli KPU memutuskan Prabowo-Hatta sebagai pemenang," tegasnya.

Lebih
lanjut mantan menteri pertahanan itu meminta para pendukung dan
simpatisan Prabowo-Hatta untuk tetap mengawal proses penghitungan suara.
Ia juga berpesan agar para pendukung tetap tenang dan tidak
terprovokasi.

"Saya minta semua menahan diri. Mari fokus awasi semua distribusi surat suara," tandasnya. (dil/jpnn)
-
See more at:
http://www.jpnn.com/read/2014/07/09/245220/Mahfud-Pastikan-Prabowo-Tinggal-Dilantik-Jadi-Presiden#sthash.edlJCW75.dpuf

Wednesday, 9 July 2014

Satu Hati Untuk Indonesia



Sahabat, banyak pendapat simpang-siur di masyarakat karena perbedaan hasil hitung cepat (quick count).


Yang harus serta wajib dipercaya adalah penghitungan nyata (real count)
dan hasil hitung nyata final Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merupakan
lembaga resmi penyelenggara Pemilihan Umum Presiden Republik Indonesia.

Berikut adalah Hasil sementara REAL COUNT oleh Tim Nasional Prabowo Hatta yang dikoordinasi oleh PKS (23.00 WIB, 9 Juli 2014)

Prabowo-Hatta 52,3%, Jokowi-JK 47,7%

Data dari 270 ribu TPS di 33 provinsi di 359 kab/kota di Indonesia.

http://m.merdeka.com/politik/real-count-pks-prabowo-hatta-523-jokowi-jk-477.html

Silahkan disebarkan , ‪#‎jagasuaraPRABOWOHATTA‬
Sahabat, banyak pendapat simpang-siur di masyarakat karena perbedaan hasil hitung cepat (quick count). 

Yang harus serta wajib dipercaya adalah penghitungan nyata (real count) dan hasil hitung nyata final Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merupakan lembaga resmi penyelenggara Pemilihan Umum Presiden Republik Indonesia.

Berikut adalah Hasil sementara REAL COUNT oleh Tim Nasional Prabowo Hatta yang dikoordinasi oleh PKS (23.00 WIB, 9 Juli 2014)

Prabowo-Hatta 52,3%, Jokowi-JK 47,7%

Data dari 270 ribu TPS di 33 provinsi di 359 kab/kota di Indonesia.

http://m.merdeka.com/politik/real-count-pks-prabowo-hatta-523-jokowi-jk-477.html

Silahkan disebarkan , #jagasuaraPRABOWOHATTA

Party Of Gerindra(Gerakan Peduli Indonesia) :U.S.A & Canada Part 3 (HD-K5)

Selamat siang sahabat di seluruh tanah air,

Apakah sahabat #SudahCoblosPeciPrabowo?
Mari kita kawal dan awasi jalannya penghitungan suara di TPS
masing-masing. Jika ada kecurangan, mohon laporkan ke halaman ini atau
melalui aplikasi Jaringan Gerindra atau dengan mengakses www.JaringanGerindra.com

Terima kasih dan salam Indonesia Raya!

Monday, 7 July 2014

BAMBU PRING PETUK



THERE ARE NO EX-SOLDIERS , OUR TITTLE IS EARNED NEVER GIVEN AND WHAT'S EARNED IS YOURS , FOREVER !!!
PRABOWO HATTA RI 1